Tampilkan postingan dengan label character building. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label character building. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Agustus 17, 2019

Mengenal Fikar Robbani, Trainer dan Motivator Muda

Mengenal Fikar Robbani, Trainer dan Motivator Muda

Fikar Robbani adalah motivator dan trainer  yang telah berpengalaman memberikan training di bidang motivasi, character building, manajemen, kepemimpinan dan komunikasi dengan metode Audio Visual. Sampai saat ini telah memberikan training di lebih dari 100 instansi dengan jumlah client lebih dari 100.000 audience

Sejak mahasiswa di UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun), ia telah berpengalaman di berbagai organisasi, sehingga sangat menguasai materi soal leadership, kapasitas building dan organisasi.  Fikar Robbani pernah menjabat sebagai ketua MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa UIKA) dan pernah dipercaya sebagai Presidium Nasional ketua  MPM Se-Indonesia


Organisasi

⦁ Direktur Sekolah Motivtor Muda Indonesia (SMMI) Regional Bogor
⦁ Pencetus MR Motivator Remaja
⦁ Berpengalaman di Ratusan Instansi
⦁ Memiliki Jaringan lebih Dari 100.000 audience
⦁ Direktut TerMuda di SMMI
⦁ Motivator TerMuda Indonesia 2013
⦁ Ketua BEM KBM UIKA Bogor 2017
⦁ Ketua DPM KBM UIKA Bogor 2015
⦁ Ketua DPM KBM UIKA Bogor 2016
⦁ Ketua Komisi Pendidikan Mahasiswa Se-Indonesia

Judul Training

⦁ Kapasitas Building
⦁ AMT – Character Building
⦁ Menjadi Pribadi Pengubah dan Penggugah
⦁ Communication Skill
⦁ Leadership
⦁ Bangga Menjadi Pribadi Muslim
⦁ Melesat di Usia Muda

Beberapa Klien

⦁ BSM Mandiri Jakarta
⦁ PT. Unilever Bekasi
⦁ PT. Samsung Bekasi
⦁ PT. Xacti Depok
⦁ PT. Coca Cola
⦁ Universitas Muhammadiyah Malang
⦁ Institut Pertanian Bogor
⦁ Universitas Negeri Jakarta
⦁ Universitas Islam Negeri Jakarta
⦁ Universitas Ibn Khaldun Bogor
⦁ Universitas Indraprasta
⦁ Politekni Negeri AKA Bogor
⦁ STEI Sebi Depok
⦁ STTT Nurul Fikrive
⦁ STIE Kesatuan Bogor
⦁ Universitas Muhammadiyah Sukabumi
⦁ FSLDK Priangan Barat (Bogor, Sukabumi, Karawang, Cianjur)
⦁ Pelajar Sekota Sukabumi
⦁ Pelajar Sebogor

Mau mengundang Fikar Robbani? Hubungi Dwijo 0813 1069 6307 email: pembicaraseminarzone@gmail.com


Minggu, November 10, 2013

ACADEMIC WORKSHOP ENTREPRENEUR UNIVERSITAS INDONUSA ESA UNGGUL

ACADEMIC WORKSHOP ENTREPRENEUR UNIVERSITAS INDONUSA ESA UNGGUL

Dr Purindro bersama Dihin Setyanto
Bertempat di Hotel Mega Anggrek Jakarta Barat, Sabtu, 9 Nopember 2013, Himpunan
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonusa Esa Unggul menyelenggarakan academic workshop dengan thema Success For Being A Young Entrepreneur. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa Fakultas Ekonomi dengan menghadirkan pembicara seminar Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES) dan dr Purindro, salah satu narasumber IES.
Bambang Suharno dan Dihin Septyanto

Pada sesi pertama Dr Purindro menyampaikan materi Character Building sedangkan sesi kedua diisi oleh Bambang Suharno dengan topik Business Motivation. Acara dipandu oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Univ Indonusa-Dihin Septyanto selaku moderator .

Dr Purindro adalah seorang dokter yang kini dikenal sebagai Change Motivator menyampaikan pentingnya karakter entrepreneur dibangun sejak mahasiswa. Dengan pendekatan ilmu kedokteran ia menjelaskan bahwa terciptanya manusia merupakan proses seleksi yang sangat ketat dari 300 juta sperma sehingga terpilih satu untuk menjadi manusia. Untuk itu sikap menjadi manusia sukses harus menjadi bagian dari sikap keseharian manusia.

bersama panitia seminar
Sementara itu Bambang Suharno menguraikan bagaimana mental entrepreneur itu harus dibangun dengan etika yang baik sejak mahasiswa. Mental entrepreneur yang dimaksud adalah mental produktif, mental pemberdaya dan mental tangan di atas. Sebagai kaum muda, mahasiswa harus memulai bisnis dengan cara-cara yang baik. Harus berani menolak penawaran kolusi dan cara-cara lain yang tidak halal dan merugikan banyak pihak. Cara berbisnis dengan mengandalkan kolusi atau sejenisnya cepat atau lambat akan membuat rejeki yang diperoleh tidak bermakna, tidak membawa berkah.

"Percayalah rejeki halal itu masih melimpah. Indonesia berpenduduk 240 juta, dengan pertumbuhan pendapatan yang terus meningkat. Ini merupakan konsumen yang sangat besar," kata Bambang.

Ia menekankan, wilayah Jabodetabek saja sudah berpenduduk 25 juta, yang jumlahnya sama banyak dengan jumlah penduduk Malaysia. Hanya dengan melihat Jabodetabek saja, peluang bisnis sudah demikian banyak.


POSTING TERPOPULER

Iklan