Previous
Next

Selasa, Desember 27, 2022

KAPANKAH SESEORANG MULAI DISEBUT TERKENA GANGGUAN MENTAL

KAPANKAH SESEORANG MULAI DISEBUT TERKENA GANGGUAN MENTAL

Ubaydillah Anwar, CSC, CPT. | Heart Intelligence Specialist

Laporan Harvard Medical School (2022) menyebutkan gejala umum gangguan mental adalah: a) merasa tak berdaya, b) hati galau nggak karuan, c) menarik diri dari lingkungan, d) dikuasai kemalasan, e) tidur tidak normal: tidur terus atau tak bisa tidur, f) mudah marah, g) mudah bermusuhan dan melakukan pelanggaran, h) paranoid, i) kerap mendengar suara-suara aneh dan halusinasi, dan g) sudah sering berpikir mati saja.

Sejak Covid 19 melanda dunia, catatan Mental Health Foundation yang berpusat di Inggris menyatakan bahwa dalam satu minggu, satu dari enam orang mengalami gejala umum di atas. Tentu, tidak semuanya. Mungkin salah satu atau sebagiannya.

Bagi yang merasa mengalami gangguan awal, tugasnya adalah segera menormalkan dengan mengingatkan diri. Al-Quran mengingatkan: “Maka berilah peringatan (proaktif) karena mengingatkan itu bermanfaat,” (QS. Al-A’la:9).

Bukti mental yang normal adalah ketika kita sanggup ber-ikhtiyar: memilih yang positif secara proaktif. Antara lain: memilih kegiatan yang produktif, memilih cara berinteraksi yang positif, memilih menangani konflik yang positif, mampu beradaptasi dengan perubahan, mampu menangani persoalan hidup dengan cara-cara yang tidak merusak, minimal tidak merusak diri.

Kenapa hati yang cerdas dibutuhkan dalam menangani gangguan mental? Seseorang tidak sanggup melakukan hal-hal yang berarti apabila energi dan kontrol dirinya lemah. Menangani gangguan juga sulit dilakukan apabila otak tidak kreatif. Pertolongan ilahi juga mutlak dilakukan sebab tanpa pertolongan-Nya, semua akan sesat dan gelap.

Itulah kenapa kecerdasan hati dibutuhkan. Hati akan cerdas apabila ada hubungan yang harmonis dengan otak (coherent). Hati akan cerdas apabila ada kerja sama yang sinergis dengan otak. Dan hati akan cerdas apabila antenanya terbuka untuk cahaya ilahi yang datang untuk menunjukkan atau mengingatkan (ya’muruhu wayanhahu).

Nantikan Topik Selanjutnya

Untuk menghadirkan Pembicara Ubaydillah Anwar , dapat menghubungi 081310696307

Semoga bermanfaat.

Minggu, Desember 11, 2022

UBAYDILLAH ANWAR MENGINSPIRASI PENYELENGGARA PEMERINTAHAN DESA KAB. BELITUNG

UBAYDILLAH ANWAR MENGINSPIRASI PENYELENGGARA PEMERINTAHAN DESA KAB. BELITUNG

 MEMIMPIN DENGAN HATI YANG CERDAS adalah tema yang disajikan Dr. (HC) Ubaydillah Anwar, CSC, CPT pada sebuah Seminar Pemberdayaan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Desa dari wilayah Kabupaten Belitung pada Rabu 7 Desember 2022.

Acara yang difasilitasi oleh LEMBAGA PENDAMPING DESA ini, bertempat di Hotel Asyana Jl. Bungur Kemayoran Jakarta, Ubaydillah Anwar mengajak peserta yang berjumlah sekitar 30an orang, untuk menggunakan "Kecerdasan Hatinya" dalam mengelola pekerjaan yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat desa .  

Topik yang disampaikan antara lain, Peranan Utama Pemimpin, ada tiga, yakni 1) Sebagai Pendidik,  2) Sebagai Penguasa  dan 3) Sebagai Pelayan.

Pemimpin harus mengenal peranan Hati Manusia. agar memahami esensi kecerdasan hati.  Dimana HATI itu dipandang sebagai Hati Jasmani ( Jantung / Heart) dan HATI Rohani ( Spiritual).

Hati yang CERDAS harus mencakup Harmonis, Synergis  dan kesediaan HATI menangkan cahaya Illahi.

Pemimpin yang memiliki Kecerdasan HATI,  mesti mendahulukan tujuan spiritual, untuk kemaslahatan orang banyak, ketimbang Tujuan Material, yang cenderung hanya mementingkan kebutuhan dirinya atau kelompoknya.

Pemimpin Cerdas Hati juga memiliki kemampuan menguasai masalah dan mau mengeluarkan kasih sayang.

Pemimpin yang punya kecerdasan hati,  juga mau memperkuat Kontrol Diri.

Ubaydillah Anwar yang sehari-hari  menjadi Penulis, Trainer dan Pembicara ini, kerap mem-posting " tulisan-tulisan di Instagramnya @assi_channelofficial.

Salah satu contoh tulisannya adalah sbb:


Anda membutuhkan Inspirasi Kecerdasan Hati Ubaydillah Anwar?  Silahkan huubungi 081310696307



Jumat, Agustus 12, 2022

WEBINAR BISNIS UNAIR "Cara Mengembangkan Mental Entrepreneur dan  Memulai Bisnis Di Era Digital"

WEBINAR BISNIS UNAIR "Cara Mengembangkan Mental Entrepreneur dan Memulai Bisnis Di Era Digital"


Surabaya, Pembicara-seminar.com. Melalui aplikasi Zoom meeting, Direktur IES Bambang Suharno menjadi narasumber di Seminar Bisnis Islam yang diselenggarakan mahasiswa FEB Univ Airlangga Surabaya, Sabtu 30 Juli 2022. 

Bambang menyampaikan topik Cara Mengembangkan Mental Entrepreneur & Memulai Bisnis Di Era Digital. Seminar ini dihadiri oleh ratusan peserta dan juga menghadirkan narasumber milenial Firdayanti Zahro founder @gyarus.id. Seminar dipandu oleh moderator Diaz Tulus Anandri

Menurut panitia, Seminar bisnis islam merupakan seminar yang dirancang khusus untuk masyarakat umum dan mahasiswa dalam rangka memperkenalkan dunia bisnis. Dengan adanya seminar bisnis ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui dunia bisnis secara universal baik dari segi disiplin ilmunya ataupun dalam segi prospek kedepannya, 

"Prepare your future, be a great entrepeneur" merupakan tema yang diusung dengan tujuan memberikan gambaran kepada masyarakat tentang entrepreneurship di era transformasi seperti saat ini. 

Dalam kesempatan ini Bambang menyampaikan tentang bagaimana banyaknya peluang bisnis saat ini tanpa harus memiliki modal dalam bentuk uang. Ia juga menyampaikan perlunya mental wirausaha dan cara praktis dalam menghadapi persaingan bisnis saat ini.  Menjawab pertanyaan peserta tentang persiapan yang harus dilakukan untuk memulai bisnis, Bambang menjawab, agar sejak mahasiswa sudah mulai belajar mempraktekkan mental wirausaha, yaitu mental produktif, mentap pemberdaya dan mental tangan di atas.

Mental produktif dipraktekkan dengan mengurangi kegiatan konsumtif dan menyisihkan sedikit uang saku untuk belajar bisnis. Jika ada kegagalan, anggaplah sebagai ongkos belajar. Mental pemberdaya dipraktekkan dengan aktif di organsasi kampus untuk melatah leadership. Mental tangan di atas dipraktekkan dengan sering berbagi ilmu dan rejeki.

"Jika sudah dibiasakan melatih 3 hal ini, kelak akan mudah meraih sukses di dunia bisnis,"ujarnya.* 

Selasa, April 05, 2022

TRAINING  PENGEMBANGAN DIRI  "THE NEW YOU" :  MENUJU VERSI TERBAIK DIRI ANDA

TRAINING PENGEMBANGAN DIRI "THE NEW YOU" : MENUJU VERSI TERBAIK DIRI ANDA




APAKAH ANDA MENGALAMI BEBERAPA HAL INI? 

• Sudah bekerja keras tapi hasil masih gini-gini aja?

• Merasa kurang beruntung, berada di lingkungan yang tidak mendukung perkembangan kepribadian Anda?

• Memahami ada sesuatu yang mengganjal untuk sukses, tapi hal itu tidak anda mengerti?

• Siap menghancurkan hambatan tersebut, tetapi tidak menemukan orang-orang yang tepat (se-vibrasi) ?

• Tidak menemukan pembimbing yang peduli terhadap anda dan punya pengalaman menyelesaikan yang Anda hadapi?

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari problem di atas, maka anda akan mendapatkan solusi yang tepat dengan mengikuti program . 

THE NEW YOU

BIMBINGAN MENUJU VERSI TERBAIK DIRI ANDA

Sebuah program BIMBINGAN melalui GRUP WA selama 7 hari ,  dirancang khusus untuk membuat Anda meraih sukses yang paling optimal, sesuai potensi terbaik  diri Anda.

Lebih dari 500 orang yang sudah mendapatkan manfaat dari program ini.

Berikut materi Self Development Program yang akan membantu pribadi Anda menjadi Versi Terbaik : 👇🏻

https://tribelio.page/thy

PROFIL MENTOR : 👇🏻

https://tribelio.page/antonwahyudi-pgm

Kabar baiknya, Program ini masih kami berikan secara GRATIS untuk Anda. 

WAKTU DAN TEMPAT

Program angkatan baru dibuka seminggu sekali setiap hari Minggu. Materi pembelajaran dimulai setiap Hari Senin

Tempat           : di rumah masing-masing, melalui Grup WA 

Materi pembelajaran berupa artikel, video, audio 

PENDAFTARAN

klik dan isi data Https://bit.ly/versiterbaik

Simak Video berikut untuk mengetahui profil mentor dan materi apa yang akan Anda dapat dari bimbingan The New You

Selasa, Maret 08, 2022

SAYA TIDAK COCOK JADI ORANG MISKIN

SAYA TIDAK COCOK JADI ORANG MISKIN

"Saya tidak cocok jadi orang miskin," kata Marla Grayson  dalam film I Care A Lot , yang saya tonton beberapa waktu lalu di Netflix. Marla Grayson (diperankan Rosmund Pike) bersama seorang rekannya Fran (diperankan oleh Eiza Gonzales) sepertinya sudah membuat afirmasi yang sangat kuat untuk jadi orang kaya. Sehingga apapun yang dilakukan pikiran bawah sadarnya selalu untuk menjadi orang kaya

Sayangnya dalam flm ini, Marla juga menegaskan pendapatnya bahwa kerja keras dan kejujuran sebagai cara meraih kekayaan adalah kebohongan belaka. Sepertinya ini mirip dengan keyakinan sebagan masyarakat kita bahwa sekarang ini zaman edan (gila), kalau tidak ikut edan, tidak kebagian.

Sebagai lawyer  Marla bekerja dengan cara mengkondisikan klien-klien  lanjut usia yang kaya raya agar bergantung kepadanya. Ia menyuap sejumlah dokter untuk mendiagnosis para lansia kaya raya agar didiagnosis tidak sehat secara mental, sehingga atas nama hukum ia boleh "melindungi" dan sekaligus menguras harta orang kaya lanjut usia secara legal berdasarkan pada hukum yang berlaku di  USA.

Hampir saja saya mengatakan, ini film yang sangat tidak mendidik. Untungnya , di bagian akhir film, Marla ditembak mati oleh salah satu putra kliennya yang jatuh miskin akibat ulah Marla. Setelah itu muncul pertanyaan narator film," masihkah Anda mau memelihara ambisi (buruk)?". 

Film ini mengajarkan kalimat afirmasi yang sangat kuat hingga masuk ke pikiran bawah sadar, yaitu  "saya tidak cocok jadi orang miskin". Namun hal ini harus  dibarengi dengan keyakinan bahwa kejujuran dan kerja keras adalah modal utamanya. Seandainya Marla dengan kecerdasannya mampu melakukan perlindungan terhadap para lansia kaya raya, saya yakin  ia mungkin menjadi lebih kaya dibanding yang ia peroleh dengan mengelabui hukum. 

Saya percaya Anda yang baca tulisan ini juga tidak cocok jadi orang miskin. dan menjadi orang kaya dengan sistem yang benar dan terpuji.***


Bambang Suharno

POSTING TERPOPULER

Iklan